DPD TANI MERDEKA SUMBA BARAT DAYA DAMPINGI PT INDOFOOD PEMETAAN POTENSI KEMIRI, BUKA AKSES PASAR PETANI
SUMBA BARAT DAYA, 28 Agustus 2026 — DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumba Barat Daya mendampingi kunjungan tim PT Indofood Indonesia ke Desa Mata Weelima untuk melakukan pemetaan potensi dan hasil tanaman kemiri yang dikembangkan para petani setempat, Jumat (28/8).
Kegiatan ini diselenggarakan atas inisiatif dan koordinasi DPD TMI Sumba Barat Daya, sebagai langkah strategis menjajaki kerja sama dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas kemiri — salah satu komoditas unggulan yang dikembangkan masyarakat di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan yang berlangsung di Desa Mata Weelima tersebut, tim PT Indofood melihat secara langsung kondisi tanaman, volume produksi, serta kualitas kemiri yang dihasilkan para petani. Pemetaan ini bertujuan memperoleh data dan gambaran lengkap mengenai potensi, ketersediaan, serta peluang pengembangan komoditas kemiri untuk diserap dan dipasarkan secara lebih luas dan berkelanjutan.
Kegiatan ini melibatkan Kelompok Tani Hutan Harapan Poja, Kelompok Tani Mawar, serta sejumlah kelompok tani dan tokoh masyarakat setempat. Turut hadir Adrianus Woda dari UPTD KPH selaku Pendamping KTH, Martinus Umbu W. selaku Ketua Gapoktan KTH Harapan Poja, Urbanus Umbu Pati selaku Ketua Gapoktan Mawar, serta perwakilan petani dan masyarakat Desa Mata Weelima.
Pihak PT Indofood menyampaikan bahwa pemetaan ini merupakan langkah awal penjajakan kerja sama yang diharapkan tidak berhenti pada tahap pendataan, melainkan berlanjut pada penyerapan hasil panen dan pengembangan pasar secara berkelanjutan sesuai mekanisme yang disepakati bersama.
Selama ini, keterbatasan akses pasar dan ketidakpastian harga menjadi keluhan utama petani, yang kerap bergantung pada perantara dalam memasarkan hasil pertaniannya. Melalui peran DPD TMI Sumba Barat Daya, upaya ini hadir sebagai solusi untuk mempertemukan petani langsung dengan pihak industri, sehingga petani mendapatkan harga yang lebih layak, transparan, dan kompetitif.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumba Barat Daya, Kristina Bili, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata kehadiran organisasi dalam memperjuangkan kesejahteraan petani.
"Mari bergerak maju. Mari mulai membuka diri terhadap peluang dan membangun kerja sama. Perubahan tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi harus dimulai dari langkah nyata hari ini."
Kristina Bili berharap kemitraan ini dapat menjadikan kemiri sebagai komoditas unggulan yang memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata, meningkatkan pendapatan petani, dan mensejahterakan masyarakat di Sumba Barat Daya.
Penulis: Kristina Bili
Kaperwil NTT TNC grup



0 Komentar