HARGA TELUR CAPAI RP25.000/KG SESUAI HET: KETUA BGN DR. H. SUDARYONO SUKSES SELARASKAN KEADILAN HARGA BAGI PETERNAK DAN MASYARAKAT

 


Kendal, 1 Agustus 2026 – Kebijakan Harga Eceran Tertinggi (HET) kini berjalan nyata di lapangan, dengan harga telur ayam mencapai angka Rp25.000 per kilogram di tingkat konsumen. Langkah ini merupakan hasil nyata kepemimpinan Dr. H. Sudaryono, B.Eng., M.M., M.B.A. yang segera bergerak cepat menjalin dialog langsung bersama para peternak ayam petelur dan pedaging sejak awal menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Dalam pertemuan tersebut, beliau menegaskan komitmen menyelaraskan harga beli di tingkat peternakan dengan ketentuan HET, agar tidak ada pihak yang dirugikan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini menjadi saluran utama penyerapan hasil produksi petani dan peternak, sehingga harapan kesejahteraan yang setara dapat terwujud. Di sisi lain, langkah strategis juga dilakukan untuk menjamin ketersediaan pakan ternak, terlebih saat ini harga jagung sebagai bahan utama pakan mulai menunjukkan kestabilan.



Sikap bijak dan pemahaman mendalam juga disampaikan oleh Frida, seorang pembeli di pasar tradisional sekaligus ibu rumah tangga yang berasal dari keluarga petani:

"Saya mengakui bahwa saat ini harga berbagai kebutuhan memang masih terasa tinggi, dan sebagai ibu rumah tangga tentu saya menginginkan harga yang lebih terjangkau. Namun hati saya terketuk, mengingat ayah saya adalah seorang petani: jika harga jual terlalu rendah, kasihan beliau, kasihan pula para pekerja yang upahnya pun semakin mahal. Hadirnya Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Mas Dar selaku Ketua BGN membuat kami bangga dan ikut mendukung. Panglima kita sukses memimpin, beliau benar-benar merakyat. Hanya dalam waktu singkat, harga telur sudah disesuaikan dengan layak, ini bukti nyata kehadiran mereka di tengah rakyat," tutur Frida dengan penuh harap.

 

Keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen menjadi kunci utama kebijakan ini, yang diharapkan mampu menjaga kelangsungan usaha peternak sekaligus menjamin keterjangkauan gizi bagi seluruh lapisan masyarakat.

 

Peliput & Penulis: Mungki Retnosari, S.E. (Neng Kikie)

Sekretaris DPP TNC Grup