Viral! Emak-Emak Nyaris Terseret Ombak Saat "Terapi" di Pantai Kunyit Bandar Lampung
Viral! Emak-Emak Nyaris Terseret Ombak Saat "Terapi" di Pantai Kunyit Bandar Lampung
BANDAR LAMPUNG - Momen menegangkan terekam kamera dan viral di media sosial. Sejumlah emak-emak nyaris celaka diterjang ombak besar saat beraktivitas di Pantai Kunyit, Jalan Ikan Terbang, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Bandar Lampung, Minggu 9 Agustus 2026.
Dalam video berdurasi 2 menit 28 detik yang beredar, terlihat para pengunjung berada di area pantai yang langsung berbatasan dengan bebatuan. Mereka tampak panik dan kesulitan keluar dari laut karena hantaman gelombang cukup besar.
Salah satu perempuan berhijab dengan pelampung oranye terlihat berulang kali mencoba naik melalui tangga dari arah laut. Namun ombak terus menghantam hingga membuatnya terpental. Teriakan warga pun terdengar memperingatkan.
"Hati-hati, Bu! Gede ombaknya itu, Bu. Hati-hati," ucap salah satu warga dalam video.
Tak hanya itu, seorang perempuan lain dengan hijab hitam dan baju cokelat juga tampak terlalu dekat ke bibir pantai. Tubuhnya sempat terdorong ombak ke arah batu.
"Ya Allah, Bu, sudah Bu, naik saja, Bu!" teriak warga lainnya.
Beberapa pria yang melihat kejadian itu langsung turun tangan membantu menarik para emak-emak ke tempat lebih aman. Teriakan "Allahu Akbar" pecah ketika ombak besar kembali menghantam. Beruntung, semua pengunjung akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi basah kuyup.
Polisi Imbau Warga Hati-Hati Saat Gelombang Tinggi
Kapolsek Bumi Waras AKP Hasbi Eko Purnomo membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan Pantai Kunyit memang sering dijadikan warga untuk berendam atau terapi air laut.
"Biasanya memang setiap Sabtu atau Minggu pagi mereka terapi di pantai itu. Tidak cuma Sabtu-Minggu, hampir tiap hari ada yang berendam," kata AKP Hasbi, Selasa 11 Agustus 2026.
Menurutnya, kondisi ombak saat kejadian tergolong besar sehingga sangat berbahaya, terutama bagi warga lanjut usia.
"Walaupun pakai pelampung, namanya sudah tua takut kena batu atau bagaimana. Kondisi ombaknya kemarin besar," ujarnya.
Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar selalu memantau kondisi cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di laut.
"Kami mengimbau agar kalau mau berendam atau terapi melihat kondisi cuaca. Kalau kondisi buruk, jangan melakukan aktivitas berenang atau masuk ke laut," jelasnya.
Selain itu, Polsek Bumi Waras akan meningkatkan pemantauan di lokasi. Bhabinkamtibmas akan diturunkan untuk edukasi warga. Polisi juga meminta pemilik warung di sekitar pantai ikut memberikan peringatan jika ombak sedang tinggi.
"Kami tekankan, apabila melakukan terapi harus ada pendamping, jangan sendirian," tutup Hasbi.
Hingga berita ini diturunkan, video kejadian tersebut masih ramai diperbincangkan warganet dan menjadi pengingat agar lebih waspada saat beraktivitas di pantai.
Redaksi / Suhaimi



0 Komentar