KHILAFATUL MUSLIMIN UMMUL QURO BEKASI UTARA GELAR MABIT, HADIRKAN PEMATERI MUALLAF BERETNIS TIONGHOA

 


Bekasi, Rabu malam kamis, 2 September 2026 M / 21 Rabiul Awwal 1448 H

Khilafatul Muslimin Ummul Quro Bekasi Utara menggelar kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) di Kantor Ummul Quro Bekasi Utara, Sriamur, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi. Kegiatan pembinaan ini diikuti oleh 16 ikhwan warga Khilafatul Muslimin Ummul Quro Bekasi Utara.



Acara dipandu oleh Al Akh Abu Nusaibah selaku Qismu Tarbiyyah Wat Ta'lim Ummul Quro Bekasi Utara. Setelah pembukaan dan tilawah Al-Qur'an oleh Akhuna Kholid, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Amir Ummul Quro Bekasi Utara, Ust. Ahmad Kendi.



Dalam sambutannya, Ust. Ahmad Kendi mengucapkan terima kasih kepada seluruh ikhwan yang tetap istiqamah menghadiri pembinaan meski bulan ini dipenuhi berbagai agenda dakwah. Diantaranya Korimat, syiar penyebaran pleidoi ke sejumlah instansi pemerintahan, Tahdzib Khos Wilayah selama dua hari dua malam, hingga MABIT yang dilaksanakan malam ini.



Materi utama disampaikan oleh Ustadz Ahmad Hidayat, seorang muallaf beretnis Tionghoa sekaligus warga Khilafatul Muslimin. Beliau mengisahkan perjalanan hidupnya memeluk Islam pada tahun 1986, namun baru sekitar 30 tahun kemudian mulai serius mempelajari Islam.



Dalam proses pencariannya, beliau sempat mengenal dan belajar di berbagai harakah Islam, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Salafi, Ikhwanul Muslimin, hingga akhirnya perjalanan panjang tersebut bermuara di Khilafatul Muslimin.



"Kita harus bangga menjadi muslim, terlebih warga Khilafatul Muslimin. Kita bisa meraih keberkahan dengan ibadah berjamaah, memperbanyak shodaqoh, dan jangan takut untuk berdakwah menyampaikan kekhalifahan ini," ujar Ustadz Ahmad Hidayat dalam penyampaian materinya. 


Beliau yang akrab disapa Kho Awi juga menambahkan,


"Kita adalah mujahid dan kewajiban dakwah melekat pada setiap diri kita. Maka jangan takut, sampaikan terus visi misi kekhalifahan ini kepada siapapun dan dimanapun, karena Khilafatul Muslimin tidak anarkis, bukan teroris."


 

Sesi tanya jawab berlangsung cukup aktif. Jamaah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bertanya seputar perjalanan Ustaz Ahmad Hidayat sebagai muallaf hingga bergabung dengan Khilafatul Muslimin. Antusiasme peserta menunjukkan materi yang disampaikan mendapat perhatian jamaah.




MABIT ini menjadi pengingat bahwa hidayah harus dijaga dengan ilmu, amal, ukhuwah, dan dakwah. Semoga semangat berjamaah serta keberanian menyampaikan dakwah Islam terus tumbuh di tengah warga Khilafatul Muslimin Ummul Quro Bekasi Utara.


(AN)

0 Komentar