Sentuhan Humanis Call Center 110 Pekalongan: Selamatkan Wanita Sakit di Tepi Jalan Perbukitan Kajen
Polres Pekalongan - Polda Jateng - Di balik dingin dan sepinya malam di kawasan perbukitan Bukit Bintang, Desa Linggoasri, Kecamatan Kajen, tersirat kisah humanis tentang kesigapan aparat kepolisian dalam merangkul warga yang sedang terpuruk. Seorang wanita berinisial D, yang terkulai sakit dan ditinggalkan suaminya di pinggir jalan usai terlibat perselisihan, akhirnya menemukan secercah harapan setelah menghubungi Call Center 110 Polres Pekalongan, Senin (31/8/2026) malam.
Kejadian memprihatinkan ini terungkap ketika telepon darurat 110 berdering sekitar pukul 21.08 wib. Dengan suara cemas di tengah kegelapan malam, D meminta bantuan karena merasa takut dan tak berdaya berada di kawasan sepi Bukit Bintang seorang diri.
Menerima laporan yang menyentuh empati tersebut, operator Call Center 110 langsung berkoordinasi dengan Piket Pamapta I Polres Pekalongan serta Polsek Kajen dan segera meluncur ke lokasi kejadian guna memastikan keselamatan pelapor.
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H mengungkapkan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar menjalankan tugas formal, melainkan wujud kepedulian mendalam terhadap warga yang membutuhkan pertolongan darurat.
"Begitu menerima informasi aduan masyarakat dari layanan 110, anggota langsung bergerak cepat menyisir lokasi di Jalan Raya Bukit Bintang Linggoasri. Fokus kami saat itu adalah memastikan kondisi pelapor aman dan mendapatkan penanganan yang tepat," tutur Iptu Suwarti saat dikonfirmasi, Selasa (1/9/2026).
Setibanya di lokasi, rasa haru menyelimuti petugas saat mendapati korban duduk tersudut di tepi jalan. Dari penuturannya, ia baru saja terlibat pertengkaran dengan sang suami. Perselisihan tersebut dipicu oleh kondisi kesehatan korban yang sedang drop. Dokter sebenarnya telah menyarankan agar ia menjalani rawat inap di rumah sakit, namun sang suami tidak menyetujui hal tersebut hingga berujung percekcokan dan meninggalkan korban seorang diri di jalanan perbukitan.
Melihat kondisi fisik pelapor yang sangat lemah dan membutuhkan penanganan medis segera, rasa kemanusiaan para personel Polsek Kajen tergerak. Rencana awal untuk mengantarkannya pulang langsung dialihkan sesuai dengan permohonan tulus dari korban.
"Niat awal petugas adalah mengantarkan pelapor pulang ke rumahnya. Namun melihat kondisinya yang sedang sakit dan atas permintaannya sendiri agar dibantu berobat, anggota langsung mengantarkan yang bersangkutan menuju UGD RSUD Kajen agar segera mendapatkan perawatan medis yang layak," terang Iptu Suwarti.
Iptu Suwarti menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga hadir sebagai pengayom dan pelindung yang memiliki mata serta hati bagi masyarakat. Layanan Call Center 110 Polres Pekalongan siap 24 jam menjadi sandaran bagi siapa saja warga yang membutuhkan bantuan darurat dan pertolongan kemanusiaan. (ozy)
Editor : Humas Polres Pekalongan



0 Komentar